Perawatan Luka Diabetes agar Cepat Kering

Perawatan Luka Diabetes agar Cepat Kering

Kamis, 22 Oktober 2020

Proses penyembuhan luka diabetes tidak semudah dan secepat luka biasa karena penderita diabetes memiliki kadar gula darah yang tinggi dalam tubuhnya sehingga menghambat proses penutupan luka. Kadar gula yang tinggi juga dapat merusak saraf, menurunkan sistem kekebalan tubuh, dan menghambat sirkulasi dalam darah. Oleh karena itu, dibutuhkan penanganan khusus untuk menyembuhkan luka diabetes agar tidak melebar ke area sekitar luka.

Adapaun hal yang perlu diperhatikan dalam penanganan luka diabetes yaitu mengurangi tekanan pada area luka. Tekanan pada area luka dapat memperburuk dan  memperlambat proses penyembuhan luka. Contohnya alas kaki yang tidak nyaman atau kekecilan juga dapat menghasilkan tekanan berlebih pada kaki atau mengikat perban terlalu kencang saat menutupi bagian luka

Cara penanganan Luka Diabetes

1. Bersihkan luka

Hal pertama yang wajib dilakukan untuk mengobati luka diabetes adalah dalam hal menjaga kebersihan area yang terkena luka. Luka yang tidak dibersihkan menyebabkan bakteri, kuman, jamur, dan mikroorganisme lain berkembang biak dengan cepat yang akan memperparah luka pada penderita diabetes. Sebisa mungkin nanah dan jaringan mati pada area luka dibersihkan sehingga pada tahap selanjutnya dapat berjalan optimal

2. Gunakan Obat untuk mempercepat penyembuhan

Biokatan merupakan obat berwujud cair satu-satunya yang ampuh mengobati luka diabetes sehingga dengan mudah dapat diserap baik oleh tubuh. Obat ini merupakan ramuan tradisional dari tanaman pegunungan asli nusantara yang mengandung antibiotik alami, fitohormon, dan vitamin untuk mempercepat pertumbuhan sel epitel kulit. Biokatan juga sudah mendapat sertifikat halal MUI dan BPOM sehingga aman dan terjamin kualitasnya

Setelah luka dibersihkan dari nanah dan jaringan mati, semprotkan biokatan di area luka secara merata

3. Tutup luka dengan perban atau kasa

Untuk mencegah bakteri dan kuman menempel di area luka, setelah dibersihkan dan diobati, segera tutup luka menggunakan perban atau kasa. Ingat, jangan mengikatnya terlalu kencang sehingga suplai darah tetap lancar. Perhatikan pula kebersihan perban agar luka tidak bau dan terkena infeksP

Obat Luka Diabetes Herbal tercepat memulihkan luka Bersertifikat BPOM RI dan HALAL MUI

Izin REG BPOM TR 193637051
Halal MUI NO. 171 300 2098 1215

Cara Merawat Luka Diabetes dari Rumah

Cara Merawat Luka Diabetes dari Rumah

Selasa, 29 September 2020

Berbeda dengan luka biasa, luka pada penderita diabetes memiliki masa penyembuhan yang lebih lama. Jika tidak ditangani dengan cepat, luka diabetes dapat menyebar hingga berakhir dengan amputasi. Bagaimana cara merawat luka diabetes?

Penyebab lamanya luka diabetes untuk sembuh adalah kadar gula darah di dalam tubuh yang terlalu tinggi. Hal tersebut merusak saraf, menurunkan sistem kekebalan tubuh, dan menyebabkan sirkulasi darah memburuk, sehingga menghambat proses perbaikan jaringan tubuh yang mengalami kerusakan.

Akibatnya, luka pada penderita diabetes akan tetap terbuka, basah, dan susah disembuhkan. Luka yang yang tak kunjung sembuh menyebabkan penderita diabetes lebih rentan terserang infeksi jamur, infeksi bakteri, dan gangrene.

Bagaimana Cara Merawat Luka Diabetes dari Rumah?

Guna mencegah risiko luka yang semakin parah, maka lakukanlah beberapa cara merawat luka diabetes dari rumah, berikut ini.

  • Bersihkan luka
    Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk merawat luka diabetes adalah membersihkan luka dengan segera. Anda bisa membersihkan luka dengan menggunakan air mengalir dan sabun. Setelah itu, keringkan dan oleskan salep antibiotik yang direkomendasikan dokter agar luka terbebas dari kuman. Jangan lupa untuk rutin mengganti pembalut luka agar tidak kondisi luka terjaga kebersihannya.

  • Kurangi tekanan pada luka
    Hindari memberikan tekanan pada daerah luka, misalnya dengan tidak mengenakan pakaian ketat. Berkurangnya tekanan memungkinkan luka tidak bertambah parah dan lebih cepat sembuh. Jika luka terdapat di telapak kaki, sebaiknya gunakan bantalan yang empuk atau alas kaki khusus agar tidak memperberat kerusakan akibat luka diabetes.

  • Perhatikan tanda-tanda infeksi
    Infeksi pada luka diebetes terjadi bukan tanpa gejala. Gejala-gejalanya bisa berupa timbul demam, rasa sakit, kemerahan, pembengkakan atau terasa hangat di sekitar luka. Selain tanda-tanda di atas, infeksi juga bisa ditandai dengan luka yang berair, bernanah, disertai bau tidak sedap. Semakin cepat mengenali gejala, semakin dini pula cara merawat luka diabetes bisa dilakukan.

  • Penuhi asupan makanan
    Untuk mempercepat proses penyembuhan luka, Anda juga dianjurkan untuk memerhatikan asupan nutrisi harian. Salah satu nutrisi penting yang harus dipenuhi sehari-sehari untuk merawat luka diabetes adalah protein. Protein diketahui dapat membantu memperbaiki jaringan kulit dan jaringan tubuh lainnya yang mengalami kerusakan. Kebutuhan kalori, lemak, serat, vitamin dan mineral, seperti zinc dan vitamin C, juga penting untuk tercukupi.
 
  • Kontrol kadar gula darah
    Kadar gula darah yang tidak terkendali akan mempersulit proses penyembuhan luka. Karena itu, penting untuk terus mengontrol kadar gula darah dengan pola makan sehat untuk diabetes, olahraga, obat antidiabetes, hingga suntikan insulin jika diperlukan. Anda dapat berkonsultasi ke dokter lebih lanjut untuk mengontrol kadar gula darah.
 
  • Hubungi dokter
    Jika luka diabetes tidak membaik dalam waktu 48 jam, atau muncul borok yang semakin banyak maka disarankan untuk segera menghubungi dokter. Jika hal ini tidak segera dilakukan, maka luka akan bertambah parah sehingga sulit untuk ditangani.

Mencegah Munculnya Luka Baru pada Penderita Diabetes

Beberapa tindakan pencegahan luka pada penderita diabetes, meliputi:

  • Potong kuku Anda dengan hati-hati
    Jika Anda menderita penyakit diabetes maka berhati-hatilah dalam memotong kuku, terlebih bagi Anda yang sudah pernah mengalami luka di kaki sebelumnya. Cara merawat luka diabetes ini bertujuan mencegah cedera yang mungkin bisa terjadi saat Anda memotong kuku. Bila Anda kesulitan dalam memotong kuku, jangan sungkan untuk meminta bantuan kepada orang lain.

  • Rutin periksa kaki Anda setiap hari
    Penderita diabetes biasanya akan mengalami mati rasa pada bagian kakinya. Setelah beraktivitas maupun menggunakan sepatu, sebaiknya selalu periksa kaki dan telapak kaki Anda. Hal ini dilakukan guna menghindari luka kecil, kemerahan, dan bengkak yang tidak Anda sadari. Selain itu, biasakan juga untuk mencuci kaki dan segera keringkan agar kaki selalu dalam keadaan bersih.

  • Kenakan alas kaki yang nyaman
    Guna mencegah munculnya luka pada kaki, Anda disarankan untuk selalu mengenakan alas kaki ketika berada di dalam ataupun di luar ruangan. Selain itu, pilihlah alas kaki yang nyaman dan memiliki bantalan untuk tumit. Hindari pula mengenakan alas kaki yang terlalu ketat dan keras karena hanya akan membuat kaki Anda terluka.

  • Jangan merokok
    Bila Anda memiliki riwayat penyakit diabetes, maka disarankan untuk berhenti merokok. Rokok membuat sirkulasi darah menjadi terhambat dan mengurangi jumlah oksigen ke seluruh tubuh. Akibatnya, luka yang Anda miliki akan bertambah parah dan proses penyembuhannya pun menjadi lebih lambat.

  • Rutin periksa ke dokter
    Jangan lupa untuk rutin memeriksakan kaki dan anggota tubuh lainnya ke dokter untuk merawat luka diabetes. Dokter dapat memeriksa adanya tanda-tanda awal kerusakan saraf, sirkulasi darah yang buruk, atau luka yang terinfeksi, sehingga penanganan awal dapat diberikan.

Bila Anda memiliki riwayat diabetes dan luka yang tidak kunjung sembuh di kaki, maka segeralah periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan merawat luka diabetes yang tepat.

Ditinjau oleh: dr. Kevin Adrian | Source Link: alodokter

Obat Luka Diabetes Herbal tercepat memulihkan luka Bersertifikat BPOM RI dan HALAL MUI

Izin REG BPOM TR 193637051
Halal MUI NO. 171 300 2098 1215