Apa Itu Diabetes Melitus?

Apa Itu Diabetes Melitus?

Sabtu, 17 Oktober 2020

Diabetes merupakan penyakit yang terjadi saat gula darah dalam tubuh seseorang terlalu tinggi. Seseorang dikatakan memiliki gula darah tinggi jika gula darahnya mencapai lebih dari 200 mg/dl atau 11 mmol/L. Pada tubuh seseorang terdapat hormon insulin yang dapat mengatur atau menjaga gula darah dengan cara mengambil glukosa yang ada dalam darah ke dalam sel untuk dipakai sebagai energi. Pada penderita diabetes, tubuh memproduksi insulin jauh lebih sedikit dari yang dibutuhkan tubuh atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang di produksi tubuh dengan baik. Akibatnya, gula akan terus berada di dalam darah dan tidak dapat disalurkan ke dalam sel karena tidak adanya peran serta dari insulin.

Dalam waktu yang lama, gula yang berlebih dalam darah dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius jika tidak ditangani dengan baik dan cepat. Penyakit yang dapat terjadi diantaranya seperti:

  1. Penyakit kardiovaskuler, seperti gangguan pernafasan dan jantung
  2. Gagal ginjal
  3. Kerusakan pada pembulu darah
  4. Gangguan pada tulang dan sendi
  5. Kerusakan saraf dan infeksi pada kaki

Tipe-tipe diabetes

Secara umum, terdapat 3 tipe diabetes yaitu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, dan diabetes gestasional.

1. Diabetes tipe 1

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan seseorang memiliki penyakit diabetes tipe 1 ini. Salah satunya yaitu faktor keluarga dan keturunan karena berhubungan dengan gen tertentu.

Pada penderita diabetes tipe 1, sistem imun menyerang dan menghancurkan sel (autoimun) pada pangkreas yang memproduksi hormon insulin yang berakibat tubuh tidak lagi dapat menghasilkan hormon yang sangat penting bagi tubuh. Oleh karena itu, pada penderita diabetes tipe ini harus bergantung pada pemberian insulin setiap hari dengan cara disuntikkan pada lapisan bawah kulit untuk bisa bertahan hidup, Tipe ini bisa diderita oleh segala umur, meskipun penyakit ini terdeteksi paling banyak pada usia anak-anak.

2. Diabetes tipe 2

Pada diabetes tipe 2, tubuh tidak dapat menggunakan hormon yang diproduksi oleh tubuh dengan baik yang umumnya disebabkan oleh resistensi insulin. Tipe ini terjadi paling sering pada usia lanjut. Tipe ini merupakan tipe paling umum dari penyakit diabetes. Sekitar 90-95 persen kasus diabetes pada orang dewasa adalah tipe 2.

Beberapa penyebab orang terkena diabetes tipe 2 karena pola hidup yang tidak sehat seperti obesitas dan jarang olahraga. Walaupun riwayat penyakit diabetes tipe 2 dalam keluarga dapat menjadi faktor penyebab diabetes tipe ini

3. Diabetes gestasional

Diabetes tipe ini terjadi pada beberapa wanita saat mereka sedang hamil. Sering kali, diabetes tipe ini akan hilang setelah bayi lahir. Namun, bagi mereka yang pernah memiliki diabetes gestasional, mereka kemungkinan tinggi akan memiliki penyakit diabetes tipe 2 suatu hari nanti.

 

Sampai saat ini penyakit diabetes belum bisa disembuhkan secara total, tetapi kita mengambil langkah untuk dapat mengontrol diabetes. Pola hidup yang sehat adalah cara terbaik untuk mencegah atau mengontrol diabetes. Tentu, perlu komitmen yang kuat untuk menerapkan hidup sehat agar kesehatan tetap terjaga.

Obat Luka Diabetes Herbal tercepat memulihkan luka Bersertifikat BPOM RI dan HALAL MUI

Izin REG BPOM TR 193637051
Halal MUI NO. 171 300 2098 1215

Bahaya Komplikasi yang Mengintai Para Penderita Diabetes

Bahaya Komplikasi yang Mengintai Para Penderita Diabetes

Selasa, 6 Oktober 2020

Penyakit diabetes bukan lagi sesuatu yang baru di masyarakat indonesia. Bahkan indonesia menduduki peringkat ke-6 dunia dengan jumlah penderita diabetes terbanyak. Data pada tahun 2018 menunjukkan penderita diabetes berumur lebih dari 15 tahun mencapai 10,9% dari total masyarakat indonesia. Dengan kata lain, sebanyak 21 juta jiwa memiliki penyakit yang masuk ke dalam 10 penyakit yang paling mematikan di dunia. Terlepas dari itu semua, masih banyak orang yang mengaggap remeh penyakit ini, khususnya remaja maupun orang dewasa. Kurangnya pengetahuan akan bahayanya penyakit ini menyebabkan masyarakat memiliki pola hidup yang tidak sehat dan seakan abai akan bahaya yang mengintai mereka.

Masalah utama ada pada gula darah yang tinggi pada tubuh. Seiring waktu, gula darah yang tinggi ini akan menyebabkan masalah bahkan merusak pembuluh darah, saraf, mata, ginjal, dan sistem kardiovaskular. Pada artikel ini, akan dibahas tentang beberapa komplikasi penyakit diabetes yang umumnya diawali karena pola hidup yang buruk atau tidak sehat.

1. Retinopati Diabetik

Diabetes dapat menyebabkan gangguan pada mata atau penglihatan. Hal ini disebabkan salah satunya karena gula darah yang tinggi pada pembuluh darah. Akibatnya, suplai darah ke bagian mata terganggu dan bisa menyebabkan katarak, glaukoma, dan bahkan kebutaan. Karena itu, dianjurkan penderita diabetes melakukan pemeriksaan mata secara teratur

2. Penyakit Kardiovaskuler

Gula darah juga turut menyebabkan gangguan pada sistem kardiovaskuler. Karena pembuluh darah pada penderita diabetes menyempit dan tidak elastis lagi akibat tertutup lapisan lemak, suplai darah dari dan ke jantung pun jadi terganggu. Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit mematikan lainnya dapat terjadi seperti serangan jantung dan stroke 

3. Nefropati Diabetik

Penyakit lain yang dapat timbul karena diabetes adalah nefropati diabetik atau gangguan ginjal. Saat gula darah pada darah tinggi, darah akan menjadi lebih kental dari biasanya. Selain darah tidak bisa atau sulit mengalir ke pembuluh kapiler, darah yang kental juga dapat menggangu proses penyaringan darah yang terjadi di ginjal. Oleh karena itu, ginjal bekerja lebih keras untuk dapat menyaring darah kental tersebut dan dapat berujung menyebabkan gagal ginjal

4. Neuropati Diabetik

Gula darah lagi-lagi merupakan penyebab dari banyak penyakit lainnya. Neuropati diabetik merupakan kerusakan saraf salah satunya akibat penurunan aliran darah menuju saraf. Rusaknya saraf akan menyebabkan gangguan sensorik yang memiliki gejala berupa kesemutan, mati rasa, atau nyeri.Hal ini adalah alasan kenapa penderita diabetes sering luka di area kaki.

Untuk mencegah kondisi memburuk akibat diabetes. Anda dapat melakukan beberapa hal seperti jaga pola makan, olahraga teratur, periksa mata, dan segera lakukan penaganan pertama saat terdapat luka ringan atau lecet agar tidak membesar dan memburuk. Saat luka anda dapat gunakan biokatan sebagai obat yang tercepat menyembuhkan luka.

Obat Luka Diabetes Herbal tercepat memulihkan luka Bersertifikat BPOM RI dan HALAL MUI

Izin REG BPOM TR 193637051
Halal MUI NO. 171 300 2098 1215

Penyebab Luka pada Penderita Diabetes Sering Menyerang Kaki

Penyebab Luka pada Penderita Diabetes Sering Menyerang Kaki

Senin, 5 Oktober 2020

Mungkin sering kita lihat bahwa luka para penderita diabetes umumnya terjadi di area sekitar kaki. Luka ini lama-kelamaan bisa membesar dan membahayakan penderita diabetes itu sendiri jika tidak dilakukan penanganan yang baik dan cepat. Ada beberapa alasan kenapa luka diabetes sering menyerang bagian kaki penderita diabetes yang memiliki gula darah tinggi, yaitu:

1. Penyempitan Pembulu Darah

Pada penderita diabetes pembulu darah menyempit karena tertutup lapisan lemak dan bentuknya tidak elastis lagi. Akibatnya darah yang menyuplai oksigen dan nutrisi untuk tubuh tidak dapat disalurkan dengan baik ke seluruh tubuh. Bagian tubuh yang tidak mendapat suplai darah yang cukup akan menyebabkan fungsi dan kualitasnya memburuk.

2. Jarak Kaki dengan Jantung

Jantung yang bertugas menyuplai darah ke seluruh tubuh sudah menjalani tugasnya dengan baik. Namun, karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah, suplai darah tidak terjadi secara maksimal. Akibatnya kaki yang berada di bagian paling ujung tubuh tidak menerima cukup darah untuk melakukan proses penyembuhan atau penutupan luka. Oleh karena itu, penyembuhan luka diabetes berlangsung lebih Kerusakan saraf terjadi

3. Kerusakan Saraf

Jauhnya jarak dari jantung ke kaki juga menyebabkan saraf di kaki lebih rawan rusak. Rusaknya saraf ini akan mengakibatkan penderita diabetes tidak merasakan sakit saat kaki lecet ataupun luka ringan. Karena itu, biasanya penderita diabetes baru menyadari saat lukanya sudah melebar. Terlebih luka di kaki lebih sulit terlihat dibanding luka di bagian tangan atau bagian lainnya dan mereka bisa melakukan tindakan pencegahan untuk mengantisipasi melebarnya luka.

4. Kaki Sering Terpapar Dunia Luar

Tak bisa dipungkiri bahwa kaki merupakan salah satu anggota tubuh paling fital dari alat gerak manusia. Dengan begitu anggota tubuh ini paling sering berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Tentunya ini akan meningkatkan potensi terjadinya luka di area kaki.

 

Karena beberapa faktor tersebut, kaki merupakan bagian tubuh yang rawan terkena luka. Dengan begitu, tindakan pencegahan yang dapat dilakukan agar meminimalisir terjadinya luka di area tersebut dengan menggunakan alas kaki yang nyaman, tidak terlalu sempit ataupun terlalu longgar sehingga kaki tidak lecet pasca pemakaian tersebut.

Obat Luka Diabetes Herbal tercepat memulihkan luka Bersertifikat BPOM RI dan HALAL MUI

Izin REG BPOM TR 193637051
Halal MUI NO. 171 300 2098 1215