Inilah Efek Samping Penggunaan Insulin Eksternal bagi Tubuh

Inilah Efek Samping Penggunaan Insulin Eksternal bagi Tubuh

Kamis, 5 November 2020

Insulin merupakan hormon yang bertugas untuk membuat tubuh dapat menggunakan glukosa untuk energi yang dihasilkan oleh pangkreas. Makanan yang mengandung karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh nantinya dipecah menjadi glukosa. Hormon insulin mengambil glukosa dalam darah ke sel sehingga gula darah dalam tubuh tetap terjaga. Tetapi, bagi penderita diabetes, tubuhnya tidak bisa memproduksi insulin atau tubuhnya tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi dengan baik.

Oleh karena itu, mereka perlu mendapat insulin tersebut dari luar tubuh. Namun, tentunya tidak boleh sembarangan dalam menentukan kadar dosis maupun frekuensi pemakaian perhari. Maka sebaiknya sebelum mendapatkan insulin eksternal perlu konsultasi dahulu ke dokter untuk lebih mengetahui pemakaian yang dianjurkan. Melansir dari Halodoc, efek samping dari pemakaian insulin tanpa anjuran dokter dapat mengakibatkan beberapa kondisi kesehatan

Efek Samping Insulin Eksternal bagi Tubuh

1. Kenaikan berat badan awal saat sel mulai mengambil glukosa.

Ketika sel telah ada di batas maksimum glukosa mereka, mereka tidak dapat menyerap lagi glukosa yang tersisa. Maka dari itu, glukosa akan disimpan sebagai glikogen atau lemak

2. Gula darah yang terlalu rendah atau hipoglikemia

Suntikan insulin dengan dosis yang terlalu banyak atau waktu yang salah dapat menyebabkan sel dalam tubuh menyerap terlalu banyak glukosa dari dalam darah. Akibatnya tubuh menjadi lemas, sakit kepala, pucat, berkeringat, pandangan kabur, hingga hilang kesadaran

3. Ruam, benjolan, atau pembengkakan di tempat suntikan

Keadaan seperti ini dapat terjadi karena penderita memiliki alergi terhadap suntik insulin yang dapat menyebabkan benjolan di bawah kulit

4. Kecemasan atau depresi
5. Resistensi insulin

Biasanya muncul pada penggunaan jangka panjang karena tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan baik, sehingga diperlukan dosis yang lebih besar agar lebih baik dalam menstabilkan gula darah.

 

Karenanya, perlu konsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis untuk menentukan dosis yang pas untuk anda agar meminimalisir efek samping yang bisa terjadi. Jika anda mengalami beberapa kondisi diatas, segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

 

Obat Luka Diabetes Herbal tercepat memulihkan luka Bersertifikat BPOM RI dan HALAL MUI

Izin REG BPOM TR 193637051
Halal MUI NO. 171 300 2098 1215

Perawatan Luka Diabetes agar Cepat Kering

Perawatan Luka Diabetes agar Cepat Kering

Kamis, 22 Oktober 2020

Proses penyembuhan luka diabetes tidak semudah dan secepat luka biasa karena penderita diabetes memiliki kadar gula darah yang tinggi dalam tubuhnya sehingga menghambat proses penutupan luka. Kadar gula yang tinggi juga dapat merusak saraf, menurunkan sistem kekebalan tubuh, dan menghambat sirkulasi dalam darah. Oleh karena itu, dibutuhkan penanganan khusus untuk menyembuhkan luka diabetes agar tidak melebar ke area sekitar luka.

Adapaun hal yang perlu diperhatikan dalam penanganan luka diabetes yaitu mengurangi tekanan pada area luka. Tekanan pada area luka dapat memperburuk dan  memperlambat proses penyembuhan luka. Contohnya alas kaki yang tidak nyaman atau kekecilan juga dapat menghasilkan tekanan berlebih pada kaki atau mengikat perban terlalu kencang saat menutupi bagian luka

Cara penanganan Luka Diabetes

1. Bersihkan luka

Hal pertama yang wajib dilakukan untuk mengobati luka diabetes adalah dalam hal menjaga kebersihan area yang terkena luka. Luka yang tidak dibersihkan menyebabkan bakteri, kuman, jamur, dan mikroorganisme lain berkembang biak dengan cepat yang akan memperparah luka pada penderita diabetes. Sebisa mungkin nanah dan jaringan mati pada area luka dibersihkan sehingga pada tahap selanjutnya dapat berjalan optimal

2. Gunakan Obat untuk mempercepat penyembuhan

Biokatan merupakan obat berwujud cair satu-satunya yang ampuh mengobati luka diabetes sehingga dengan mudah dapat diserap baik oleh tubuh. Obat ini merupakan ramuan tradisional dari tanaman pegunungan asli nusantara yang mengandung antibiotik alami, fitohormon, dan vitamin untuk mempercepat pertumbuhan sel epitel kulit. Biokatan juga sudah mendapat sertifikat halal MUI dan BPOM sehingga aman dan terjamin kualitasnya

Setelah luka dibersihkan dari nanah dan jaringan mati, semprotkan biokatan di area luka secara merata

3. Tutup luka dengan perban atau kasa

Untuk mencegah bakteri dan kuman menempel di area luka, setelah dibersihkan dan diobati, segera tutup luka menggunakan perban atau kasa. Ingat, jangan mengikatnya terlalu kencang sehingga suplai darah tetap lancar. Perhatikan pula kebersihan perban agar luka tidak bau dan terkena infeksP

Obat Luka Diabetes Herbal tercepat memulihkan luka Bersertifikat BPOM RI dan HALAL MUI

Izin REG BPOM TR 193637051
Halal MUI NO. 171 300 2098 1215

Fakta dan Mitos yang Populer di Kalangan Masyarakat tentang Penyakit Diabetes

Fakta dan Mitos yang Populer di Kalangan Masyarakat tentang Penyakit Diabetes

Rabu, 30 September 2020

Pemahaman yang keliru seiring waktu dapat menggiring opini orang lain atau masyarakat untuk percaya pada sesuatu yang tidak benar tentang suatu hal. Sampai saat ini, masih banyak orang yang masih percaya pada anggapan yang salah tentang penyakit diabetes. Untuk itu, artikel ini dibuat untuk mengedukasi masyarakat dan meluruskan gambaran yang salah yang sudah terlanjur beredar luas di masyarakat dengan tujuan agar orang-orang tidak lagi mudah menelan informasi tanpa ada konfirmasi yang benar terlebih dahulu.

Nah, dibawah ini ada beberapa mitos dan fakta terkait penyakit diabetes yang sering beredar di masyarakat

 

Apa saja itu?

Mitos 1: Gula menyebabkan diabetes

Fakta 1: Gula tidak menyebabkan diabetes. Karbohidrat yang kita makan akan dicerna dan dirubah menjadi glukosa yang menghasilkan energi untuk tubuh. Disini insulin berperan agar energi bisa sampai ke dalam sel. Pada diabetes tipe 1, sel penghasil insulin di rusak oleh sistem imun atau autoimun sehingga gula darah meningkat ke level yang berbahaya. Di sisi lain, pada diabetes tipe 2, tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi oleh tubuh dengan baik. Pola hidup tidak sehatlah yang menjadi salah satu faktor yang menyebabkan diabetes tipe 2 ini. Jadi, bukan gula sendiri yang menyebabkan diabetes, namun pola hidup yang tidak sehatlah yang menyebabkan penyakit diabetes

 

Mitos 2: Diabetes dapat disembuhkan

Fakta 2: Penyakit diabetes tidak dapat disembuhkan. Namun, dapat di kontrol agar mencegah risiko komplikasi meningkat. Tentunya dengan pola makan yang sehat, olahraga rutin, dan istirahat yang cukup

 

Mitos 3: Diabetes bukan penyakit mematikan

Fakta 3: 1 dari 11 orang di dunia punya penyakit diabetes. Diabetes diperkirakan menyebabkan 4 juta kematian setiap tahunnya di seluruh dunia. Di indonesia sendiri sebanyak kurang lebih 21 juta jiwa memiliki penyakit diabetes yang menempatkan indonesia di peringkat ke-6 sebagai negara dengan penyakit diabetes terbanyak di dunia. Disamping itu, diabetes juga berperan dalam banyak komplikasi penyakit mematikan seperti jantung, stroke, dan gagal ginjal. Dari pemaparan diatas, kita tau bahwa diabetes bukan penyakit biasa yang bisa kita anggap remeh

 

Mitos 4: Penyandang diabetes tidak dapat menyumbangkan darah

Fakta 4: Anda bisa dan berhak mendonorkan darah walaupun anda memiliki penyakit diabetes tipe 1 maupun 2, selama diabetes anda terkendali dan gula darah anda dalam batas normal. Jadi, jangan ragu untuk mendonorkan darah anda kepada sesama

 

Mitos 5: Diabetes hanya diderita oleh orang dewasa dan lansia

Fakta 5: Mungkin kita sering mendengar kalimat ini keluar dari mulut seseorang. Tetapi, faktanya adalah diabetes dapat menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. selain penyebab dari genetik, diabetes juga disebabkan oleh pola hidup tidak sehat. Oleh karena itu, mulai dari sekarang, yuk ubah pola hidup kita ke arah yang lebih sehat

 

Itulah mitos yang sering kita dengar tentang diabetes. Setelah mengetahui faktanya, mudah-mudahan akan merubah persepsi anda terkait hal-hal tidak benar diatas. Anda juga dapat menyebarkan artikel ini untuk mengedukasi lebih banyak orang di indonesia

Obat Luka Diabetes Herbal tercepat memulihkan luka Bersertifikat BPOM RI dan HALAL MUI

Izin REG BPOM TR 193637051
Halal MUI NO. 171 300 2098 1215

3 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan oleh Penderita Diabetes

3 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan oleh Penderita Diabetes

Selasa, 20 Oktober 2020

Banyak pantangan dan rintangan bagi penderita diabetes untuk dapat mengontrol gula darah mereka. Mau tidak mau mereka pun harus disiplin membangun pola hidup sehat agar gula darah selalu berada di batas normal. Namun. pada praktiknya cukup sulit untuk bisa mengubah pola hidup kita menjadi lebih sehat tanpa dibarengi dengan komitmen kuat pada diri kita. Maka dari itu, mulailah dari hal-hal dasar yang mudah dilakukan seperti 3 hal berikut ini.

1. Makanan

Makanan sangat penting bagi tubuh untuk mendapatkan sumber energi. Namun, bagi mereka yang memiliki penyakit diabetes, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar gula darah selalu terkontrol.

a. Pola makan sehat

Pilihlah jenis makanan karbohidrat kompleks untuk meminimalisir lonjakan kadar gula darah pada tubuh seperti nasi merah, gandum utuh. Konsumsi juga makanan dengan kadar serat tinggi seperti sayur, buah-buahan, dan kacang yang membantu mencerna dan mengendalikan gula darah.

Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh, seperti gorengan dan fast food karena makanan jenis ini dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah dan menyebabkan resistensi insulin semakin parah, sehingga dapat meningkatkan komplikasi dalam tubuh.

b. Makan dengan porsi seimbang

Penderita diabetes tetap bisa mengkonsumsi makanan manis selama itu tidak dikonsumsi terus menerus dan dalam porsi kecil. Perhatikan juga karbohidrat yang dikonsumsi karena karbohidrat berubah menjadi gula yang jika tidak dikontrol dapat menyebabkan naiknya kadar gula darah.

Untuk porsi makan sehat penderita diabetes bisa divisualisasikan sebagai 1 piring makan dengan pembagian sebagai berikut ini

  • Isi setengah piring dengan sayuran dan biji-bijian seperti brokoli, wortel, dan kacang hijau
  • Isi seperempat piring dengan sumber protein tanpa lemak seperti ayam, telur, dan tahu
  • Isi seperempat piring dengan sumber karbohidrat seperti nasi, roti, maupun kentang

 

2. Olahraga

Olahraga rutin setiap hari dapat membantu penderita diabetes menurunkan gula darah mereka. Selain itu, aktivitas fisik juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung, stroke, dan obesitas. Sebelum memulai sesi olahraga rutin anda, perhatikan hal berikut ini

a. Periksa gula darah

Tujuannya adalah untuk mengetahui kadar gula darah sebelum dan sesudah berolahraga agar anda dapat mengontrol dan melakukan penyesuaian asupan makan dan cemilan

b. Memakai sepatu yang tepat

Sepatu yang tidak tepat atau terlalu kecil, dapat berakibat terjadinya goresan maupun luka di daerah kaki. Luka kecil pada penderita diabetes dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan baik dan cepat

3. Hindari Rokok dan Alkohol

Merokok dapat meningkatkan risiko komplikasi pada penderita diabetes. Penelitian yang dilakukan oleh Xiao-Chuan Liu, profesor dari departemen kimia California State Polytechnic University di Pomona, menemukan bahwa nikotin dapat menaikkan gula darah dan tentunya bukan hal yang diinginkan oleh penderita diabetes.

Begitu juga dengan minuman beralkohol, minuman beralkohol dapat menaikkan kadar gula darah. Kadar gula yang terlalu tinggi akan memberikan dampak buruk bagi tubuh seperti kerusakan organ

 

Oleh karena itu, penting bagi penderita diabetes untuk menjaga pola hidup sehat. Dimulai dari menjaga pola makan yang sesuai takaran dan seimbang, olahraga rutin setiap pagi atau sore, dan hindari rokok dan alkohol agar gula darah tetap dalam batas normal

Obat Luka Diabetes Herbal tercepat memulihkan luka Bersertifikat BPOM RI dan HALAL MUI

Izin REG BPOM TR 193637051
Halal MUI NO. 171 300 2098 1215

Apa Itu Diabetes Melitus?

Apa Itu Diabetes Melitus?

Sabtu, 17 Oktober 2020

Diabetes merupakan penyakit yang terjadi saat gula darah dalam tubuh seseorang terlalu tinggi. Seseorang dikatakan memiliki gula darah tinggi jika gula darahnya mencapai lebih dari 200 mg/dl atau 11 mmol/L. Pada tubuh seseorang terdapat hormon insulin yang dapat mengatur atau menjaga gula darah dengan cara mengambil glukosa yang ada dalam darah ke dalam sel untuk dipakai sebagai energi. Pada penderita diabetes, tubuh memproduksi insulin jauh lebih sedikit dari yang dibutuhkan tubuh atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang di produksi tubuh dengan baik. Akibatnya, gula akan terus berada di dalam darah dan tidak dapat disalurkan ke dalam sel karena tidak adanya peran serta dari insulin.

Dalam waktu yang lama, gula yang berlebih dalam darah dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius jika tidak ditangani dengan baik dan cepat. Penyakit yang dapat terjadi diantaranya seperti:

  1. Penyakit kardiovaskuler, seperti gangguan pernafasan dan jantung
  2. Gagal ginjal
  3. Kerusakan pada pembulu darah
  4. Gangguan pada tulang dan sendi
  5. Kerusakan saraf dan infeksi pada kaki

Tipe-tipe diabetes

Secara umum, terdapat 3 tipe diabetes yaitu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, dan diabetes gestasional.

1. Diabetes tipe 1

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan seseorang memiliki penyakit diabetes tipe 1 ini. Salah satunya yaitu faktor keluarga dan keturunan karena berhubungan dengan gen tertentu.

Pada penderita diabetes tipe 1, sistem imun menyerang dan menghancurkan sel (autoimun) pada pangkreas yang memproduksi hormon insulin yang berakibat tubuh tidak lagi dapat menghasilkan hormon yang sangat penting bagi tubuh. Oleh karena itu, pada penderita diabetes tipe ini harus bergantung pada pemberian insulin setiap hari dengan cara disuntikkan pada lapisan bawah kulit untuk bisa bertahan hidup, Tipe ini bisa diderita oleh segala umur, meskipun penyakit ini terdeteksi paling banyak pada usia anak-anak.

2. Diabetes tipe 2

Pada diabetes tipe 2, tubuh tidak dapat menggunakan hormon yang diproduksi oleh tubuh dengan baik yang umumnya disebabkan oleh resistensi insulin. Tipe ini terjadi paling sering pada usia lanjut. Tipe ini merupakan tipe paling umum dari penyakit diabetes. Sekitar 90-95 persen kasus diabetes pada orang dewasa adalah tipe 2.

Beberapa penyebab orang terkena diabetes tipe 2 karena pola hidup yang tidak sehat seperti obesitas dan jarang olahraga. Walaupun riwayat penyakit diabetes tipe 2 dalam keluarga dapat menjadi faktor penyebab diabetes tipe ini

3. Diabetes gestasional

Diabetes tipe ini terjadi pada beberapa wanita saat mereka sedang hamil. Sering kali, diabetes tipe ini akan hilang setelah bayi lahir. Namun, bagi mereka yang pernah memiliki diabetes gestasional, mereka kemungkinan tinggi akan memiliki penyakit diabetes tipe 2 suatu hari nanti.

 

Sampai saat ini penyakit diabetes belum bisa disembuhkan secara total, tetapi kita mengambil langkah untuk dapat mengontrol diabetes. Pola hidup yang sehat adalah cara terbaik untuk mencegah atau mengontrol diabetes. Tentu, perlu komitmen yang kuat untuk menerapkan hidup sehat agar kesehatan tetap terjaga.

Obat Luka Diabetes Herbal tercepat memulihkan luka Bersertifikat BPOM RI dan HALAL MUI

Izin REG BPOM TR 193637051
Halal MUI NO. 171 300 2098 1215

Inovasi Obat Luka Berbahan Herbal

Inovasi Obat Luka Berbahan Herbal

Rabu, 14 Oktober 2020

Greenzone Herbal bersama PT. Biocon Natural Indonesia mengumumkan peluncuran produk herbal obat luka secara umum dan luka diabetes. Obat herbal ini diakui bisa mempercepat memulihkan luka.

“Produk obat herbal ini bisa memulihkan penyakit luka karena diabetes,” kata salah satu Founder Biokatan, Lutfi Miza dalam keterangannya, Sabtu.

Menurut Lutfi pengguna langsung maupun tidak langsung dimungkinkan untuk menjadi mitra sebagai manfaat lain untuk bisnis mereka yang telah merasakan manfaat biokatan.

Ia menyebutkan Biokatan adalah obat tradisonal dari tanaman yang telah digunakan sejak lama secara turun temurun.

“Biokatan dibuat saat saya resah terhadap ibu saya yang luka tak kunjung sembuh dan mogok tidak mau lagi ke rumah sakit. Sedang Biokatan sudah teliti sejak tahun 2011,” ucap sang founder.

Sementara itu, dr. Ratnaningsih yang menjadi dalam acara peluncuran tersebut mengatakan bahwa salah satu komplikasi yang harus diperhatikan adalah kulit.

“Karna penderita diabetes kulitnya kering dan rentan luka,” kata Ratnaningsih.

Sementara itu, peneliti LIPI Dr. Andrianopsyah Mas Jaya Putra mengatakan bahwa penelitian obat bahan alam asli Indonesia sebagai obat luka sudah banyak dilakukan.

“Apa yang kita saksikan hari ini adalah sebuh produk inovasi pemanfaatan bahan alam sebagai obat luka, diabetes khususnya. Pengobatan dengan biokatan, luka mengalami perkembangan yang cukup pesat,” kata dia.

Bukti bahwa obat itu bisa menyembuhkan luka diabetes dengan cepat dirasakan beberapa masyarakat, seperti Faruq Bawazir.

Ia merasakan obat biokatan setelah mengkonsumsi luka diabetes sudah membaik, meski gula darahnya masih tinggi.

Lalu, Dian seorang perawat yang telah menggunakan biokatan untuk pasien yang datang ke klinik pribadinya di Yogyakarta dan Magelang.

Lalu juga Hermawan pemilik klinik perawatan luka di bilangan Indramayu dan Brebes Jawa Tengah.

Agus seorang pebisnis, telah berkomitmen akan memasarkan biokatan di seluruh jaringan yang dimilikinya di Jawa Tengah.

Sumber: Antara News

Obat Luka Diabetes Herbal tercepat memulihkan luka Bersertifikat BPOM RI dan HALAL MUI

Izin REG BPOM TR 193637051
Halal MUI NO. 171 300 2098 1215

Biokatan Hadir Sebagai Solusi untuk Obat Herbal Luka Diabetes

Biokatan Hadir Sebagai Solusi untuk Obat Herbal Luka Diabetes

Sabtu, 10 Oktober 2020

Bagi penderita diabetes kini telah hadir salah satu obat herbal biocatan produksi CV. Greenzone Herbal bersama PT. Biocon Natural Indonesia yang secara resmi mengumumkan peluncuran produk herbal tersebut.

Salah satu Founder Lutfi Miza mengatakan produk ini selain diakui bisa mempercepat dan memulihkan diabetes, produk ini juga bisa menyembuhkan luka.

“Produk obat herbal ini bisa memulihkan penyakit luka karena diabetes,” kata Lutfi Miza melalui keterangan yang diterima. Sabtu (20/6).

Bukti bahwa obat itu bisa menyembuhkan luka diabetes dengan cepat dirasakan beberapa orang, seperti Faruq Bawazir.

Ia merasakan obat biokatan setelah mengkonsumsi luka diabetes sudah membaik, meski gula darahnya masih tinggi.

Lalu, Dian seorang perawat yang telah menggunakan biokatan untuk pasien yang datang ke klinik pribadinya di Yogyakarta dan Magelang.

Lalu juga Hermawan pemilik klinik perawatan luka di bilangan Indramayu dan Brebes Jawa Tengah.

Agus seorang pebisnis, telah berkomitmen akan memasarkan biokatan di seluruh jaringan yang dimilikinya di Jawa Tengah.

Bahkan juga Aladin akan memasarkan melalui pasar online miliknya.

“Pengguna langsung maupun tidak langsung dimungkinkan untuk menjadi mitra sebagai manfaat lain untuk bisnis mereka yang telah merasakan manfaat biokatan, ” kata Lutfi Miza.

Ia menyebutkan Biokatan adalah obat tradisonal dari tanaman yang telah digunakan sejak lama secara turun temurun.

“Biokatan dibuat saat saya mengaku resah terhadap ibu saya yang luka tak kunjung sembuh dan mogok tidak mau lagi ke rumah sakit. Sedang Biokatan sudah teliti sejak tahun 2011,” ucap sang founder.

Sementara itu, Dr. Ratnaningsih yang menjadi dalam acara peluncuran tersebut mengatakan bahwa salah satu komplikasi yang harus diperhatikan adalah kulit.

“Karna penderita diabetes kulitnya kering dan rentan luka, ” ucap Ratnaningsih.

Sementara itu, peneliti LIPI DR. Andrianopsyah Mas Jaya Putra mengatakan bahwa penelitian obat bahan alam asli Indonesia sebagai obat luka sudah banyak dilakukan.

“Apa yang kita saksikan hari ini adalah sebuh produk inovasi pemanfaatan bahan alam sebagai obat luka, diabetes khususnya.
Pengobatan dengan biokatan, luka mengalami perkembangan yang cukup pesat.” kata dia.

Sumber: Depok News

Obat Luka Diabetes Herbal tercepat memulihkan luka Bersertifikat BPOM RI dan HALAL MUI

Izin REG BPOM TR 193637051
Halal MUI NO. 171 300 2098 1215

Bahaya Komplikasi yang Mengintai Para Penderita Diabetes

Bahaya Komplikasi yang Mengintai Para Penderita Diabetes

Selasa, 6 Oktober 2020

Penyakit diabetes bukan lagi sesuatu yang baru di masyarakat indonesia. Bahkan indonesia menduduki peringkat ke-6 dunia dengan jumlah penderita diabetes terbanyak. Data pada tahun 2018 menunjukkan penderita diabetes berumur lebih dari 15 tahun mencapai 10,9% dari total masyarakat indonesia. Dengan kata lain, sebanyak 21 juta jiwa memiliki penyakit yang masuk ke dalam 10 penyakit yang paling mematikan di dunia. Terlepas dari itu semua, masih banyak orang yang mengaggap remeh penyakit ini, khususnya remaja maupun orang dewasa. Kurangnya pengetahuan akan bahayanya penyakit ini menyebabkan masyarakat memiliki pola hidup yang tidak sehat dan seakan abai akan bahaya yang mengintai mereka.

Masalah utama ada pada gula darah yang tinggi pada tubuh. Seiring waktu, gula darah yang tinggi ini akan menyebabkan masalah bahkan merusak pembuluh darah, saraf, mata, ginjal, dan sistem kardiovaskular. Pada artikel ini, akan dibahas tentang beberapa komplikasi penyakit diabetes yang umumnya diawali karena pola hidup yang buruk atau tidak sehat.

1. Retinopati Diabetik

Diabetes dapat menyebabkan gangguan pada mata atau penglihatan. Hal ini disebabkan salah satunya karena gula darah yang tinggi pada pembuluh darah. Akibatnya, suplai darah ke bagian mata terganggu dan bisa menyebabkan katarak, glaukoma, dan bahkan kebutaan. Karena itu, dianjurkan penderita diabetes melakukan pemeriksaan mata secara teratur

2. Penyakit Kardiovaskuler

Gula darah juga turut menyebabkan gangguan pada sistem kardiovaskuler. Karena pembuluh darah pada penderita diabetes menyempit dan tidak elastis lagi akibat tertutup lapisan lemak, suplai darah dari dan ke jantung pun jadi terganggu. Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit mematikan lainnya dapat terjadi seperti serangan jantung dan stroke 

3. Nefropati Diabetik

Penyakit lain yang dapat timbul karena diabetes adalah nefropati diabetik atau gangguan ginjal. Saat gula darah pada darah tinggi, darah akan menjadi lebih kental dari biasanya. Selain darah tidak bisa atau sulit mengalir ke pembuluh kapiler, darah yang kental juga dapat menggangu proses penyaringan darah yang terjadi di ginjal. Oleh karena itu, ginjal bekerja lebih keras untuk dapat menyaring darah kental tersebut dan dapat berujung menyebabkan gagal ginjal

4. Neuropati Diabetik

Gula darah lagi-lagi merupakan penyebab dari banyak penyakit lainnya. Neuropati diabetik merupakan kerusakan saraf salah satunya akibat penurunan aliran darah menuju saraf. Rusaknya saraf akan menyebabkan gangguan sensorik yang memiliki gejala berupa kesemutan, mati rasa, atau nyeri.Hal ini adalah alasan kenapa penderita diabetes sering luka di area kaki.

Untuk mencegah kondisi memburuk akibat diabetes. Anda dapat melakukan beberapa hal seperti jaga pola makan, olahraga teratur, periksa mata, dan segera lakukan penaganan pertama saat terdapat luka ringan atau lecet agar tidak membesar dan memburuk. Saat luka anda dapat gunakan biokatan sebagai obat yang tercepat menyembuhkan luka.

Obat Luka Diabetes Herbal tercepat memulihkan luka Bersertifikat BPOM RI dan HALAL MUI

Izin REG BPOM TR 193637051
Halal MUI NO. 171 300 2098 1215

Rekomendasi Menu Sarapan, Makan Siang, Makan Malam, dan Cemilan yang Cocok bagi Penderita Diabetes

Menu Sarapan, Makan Siang, Makan Malam, dan Cemilan yang Cocok bagi Penderita Diabetes

Jumat, 23 Oktober 2020

Hal yang sangat penting bagi penderita diabetes adalah menjaga pola makan agar gula darah tetap terjaga. Makanan yang masuk ke dalam tubuh sangat mempengaruhi tinggi atau rendahnya gula darah pada tubuh sehingga perlu ada hitungan dalam menentukan porsi makanan harian. Berikut kami berikan beberapa menu yang bisa dijadikan referensi untuk anda saat memilih menu makanan selama seminggu.

Dilansir dari Sutter Health, menghitung jumlah kalori maupun karbohidrat yang masuk dan keluar dari tubuh sangat penting untuk menjaga tubuh tetap sehat. Menu-menu makanan ini memiliki 30 karbohidrat untuk porsi sarapan serta 30-40 karbohidrat untuk porsi makan siang dan makan. Nah, yuk langsung di coba!

Senin

Sarapan: 1 mangkok oatmeal, 1 sendok makan irisan kacang almond, dan 1 sendok makan biji rami

Makan siang: 2 potong roti gandum isi ayam dan sayuran dengan cocolan saus hummus

Makan malam: 3 ons salmon panggang, ½ mangkok kentang panggang, salad bayam, dan 1 cangkir susu tanpa lemak 

Selasa

Sarapan: 1 telur orak-arik dengan 2 potong roti gandum

Makan siang: 1 mangkok sup kacang polong dan salad

Makan malam: ayam atau steak dengan banyak sayuran dan 2/3 mangkok nasi merah

Rabu

Sarapan: 1 mangkok oatmeal, 1 sendok makan irisan kacang almond, dan 1 sendok makan biji        rami

Makan siang: ½ mangkok salad ikan tuna dengan tomat, 6 ons yogurt, dan 1 buah

Makan malam: 3 ons dada ayam bakar, 1 mangkok labu, 1 mangkok brokoli kukus, dan 1 cangkir susu tanpa lemak

Kamis

Sarapan: ¾ mangkok sereal gandum dan 1 cangkir susu tanpa lemak

Makan siang: 1 mangkok sup sayuran, 1 potong roti dengan isian ayam, dan sayuran tambahan

Makan malam: 1 mangkok spaghetti dan salad

Jumat

Sarapan: 1 mangkok oatmeal, 1 sendok makan irisan kacang almond, dan 1 sendok makan biji        rami

Makan siang: keju rendah lemak, tomat, 4 biskuit Ak-Mak, dan 1 buah

Makan malam: 2 slices vegan pizza, dan salad selada

Sabtu

Sarapan: 2 potong roti gandum panggang dengan sirup maple

Makan siang: salad porsi besar dengan dada ayam panggang, 1 cangkir susu tanpa lemak, dan 1 buah

Makan malam: 3 ons ikan trout, 1 mangkok tumisan sayur, dan 2/3 mangkok nasi merah

Minggu

Sarapan: 1 telur orak-arik dengan sayuran, 2 potong roti gandum panggang

Makan siang: 2 potong roti gandum dengan isian ayam dengan cocolan saus hummus dan sayuran

Makan malam: burrito yang rendah karbohidrat dengan isian ayam dan biji-bijian, saus salsa, dan salad

Disamping itu, ada beberapa cemilan yang bisa dikonsumsi di sela-sela waktu makan tersebut. Cemilan di bawah ini dibagi menjadi 3 yaitu: tanpa karbohidrat (dikonsumsi saat gula darah > 140), 15 gram karbohidrat (dikonsumsi saat gula darah dikisaran 100-140), dan 30 gram karbohidrat (dikonsumsi saat gula darah < 100).

Cemilan tanpa karbohidrat

  • Salad sayur
  • Tomat dengan keju rendah lemak
  • 2-4 sendok makan almond
  • Salad tuna dan tomat
  • Seledri dan selai kacang
  • Tomat dengan keju mozarella rendah lemak, cuka, dan minyak zaitun
  • Telur rebus

Cemilan dengan 15 karbohidrat

  • 1 mangkok stroberi
  • 1 kotak yogurt dengan 2 sendok makan biji rami
  • 1 buah jeruk ukuran sedang
  • ½ buah pisang
  • ½ saus apel
  • 3 mangkok popcorn
  • ½ mangkok ice cream

Cemilan dengna 30 karbohidrat

  • 2 mangkok campuran buah beri dan melon
  • 1 kotak yogurt dan 1 mangkok stroberi
  • 1 buah jeruk dan ¾ ons kue pretzels
  • 1 buah pisang
  • ½ mangkok saus apel dan 3 buah biskuit graham
  • 6 mangkok popcorn
  • 1 mangkok ice cream

Itulah beberapa menu rekomendasi menu selama satu minggu yang bisa dipertimbangkan untuk para penderita diabetes. Tidak selamanya penderita diabetes tidak bisa makan enak kok, hanya saja harus diperhatikan porsi dan frekuensinya setiap kali anda menyantap makanan. Semoga bisa bermanfaat ya.

Obat Luka Diabetes Herbal tercepat memulihkan luka Bersertifikat BPOM RI dan HALAL MUI

Izin REG BPOM TR 193637051
Halal MUI NO. 171 300 2098 1215

Penyebab Luka pada Penderita Diabetes Sering Menyerang Kaki

Penyebab Luka pada Penderita Diabetes Sering Menyerang Kaki

Senin, 5 Oktober 2020

Mungkin sering kita lihat bahwa luka para penderita diabetes umumnya terjadi di area sekitar kaki. Luka ini lama-kelamaan bisa membesar dan membahayakan penderita diabetes itu sendiri jika tidak dilakukan penanganan yang baik dan cepat. Ada beberapa alasan kenapa luka diabetes sering menyerang bagian kaki penderita diabetes yang memiliki gula darah tinggi, yaitu:

1. Penyempitan Pembulu Darah

Pada penderita diabetes pembulu darah menyempit karena tertutup lapisan lemak dan bentuknya tidak elastis lagi. Akibatnya darah yang menyuplai oksigen dan nutrisi untuk tubuh tidak dapat disalurkan dengan baik ke seluruh tubuh. Bagian tubuh yang tidak mendapat suplai darah yang cukup akan menyebabkan fungsi dan kualitasnya memburuk.

2. Jarak Kaki dengan Jantung

Jantung yang bertugas menyuplai darah ke seluruh tubuh sudah menjalani tugasnya dengan baik. Namun, karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah, suplai darah tidak terjadi secara maksimal. Akibatnya kaki yang berada di bagian paling ujung tubuh tidak menerima cukup darah untuk melakukan proses penyembuhan atau penutupan luka. Oleh karena itu, penyembuhan luka diabetes berlangsung lebih Kerusakan saraf terjadi

3. Kerusakan Saraf

Jauhnya jarak dari jantung ke kaki juga menyebabkan saraf di kaki lebih rawan rusak. Rusaknya saraf ini akan mengakibatkan penderita diabetes tidak merasakan sakit saat kaki lecet ataupun luka ringan. Karena itu, biasanya penderita diabetes baru menyadari saat lukanya sudah melebar. Terlebih luka di kaki lebih sulit terlihat dibanding luka di bagian tangan atau bagian lainnya dan mereka bisa melakukan tindakan pencegahan untuk mengantisipasi melebarnya luka.

4. Kaki Sering Terpapar Dunia Luar

Tak bisa dipungkiri bahwa kaki merupakan salah satu anggota tubuh paling fital dari alat gerak manusia. Dengan begitu anggota tubuh ini paling sering berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Tentunya ini akan meningkatkan potensi terjadinya luka di area kaki.

 

Karena beberapa faktor tersebut, kaki merupakan bagian tubuh yang rawan terkena luka. Dengan begitu, tindakan pencegahan yang dapat dilakukan agar meminimalisir terjadinya luka di area tersebut dengan menggunakan alas kaki yang nyaman, tidak terlalu sempit ataupun terlalu longgar sehingga kaki tidak lecet pasca pemakaian tersebut.

Obat Luka Diabetes Herbal tercepat memulihkan luka Bersertifikat BPOM RI dan HALAL MUI

Izin REG BPOM TR 193637051
Halal MUI NO. 171 300 2098 1215